pengertian nama-nama al-qur'an dan proses turunnya Al-qur'an



PENGERTIAN NAMA-NAMA AL-QUR’AN DAN PROSES TURUNYA AL-QUR’AN
A.PENGERTIAN AL-QUR’AN
          Seperti yang kita ketahui Al-qur’an adalah kitab suci umat Islam,Al-qur’an ialah kumpulan firman-firman atau wahyu Allah swt. Yang di turunkan kepada Nabi Muhamma saw. melalui perantaraan malaikat Jibril  yang di bukukan.Dan menjadi pedoman bagi umat islam.
B.NAMA-NAMA AL-QUR’AN
·        Al-kitab:QS(2:2),QS(44:2)
·        Al-furqan(pembeda benar dan salah)QS(25:1)
·        Adz-Dzikir(pemberi peringatan)
·      
  AL-Mau’idhah(pelajaran atau nasehat)QS(13:37)
·        Al-Hukum(Hukum atau peraturan)QS(17:39)
·        Asy-syifa(obat atau oenyembuh)QS(10:57)
·        Al-Basha’ir(pedoman)QS(45:20)
·        Al-Bayan(penerang)QS(3:138)
·        Al-Baragh(penyampai kabar)QS(14;52)
·        Al-Kalam(ucapan,firman)QS(9:6)
C.PROSES TURUNYA AL-QUR’AN
Proses turunnya Al-qur’an secara berangsur angsur dan di sesuaikan dengan kejadian yang terjadi,dengan perantaraan malaikat Jibril Allah swt. Menurunkan pertamakali kepada Nabi Muhammad pada tanggal 17 ramadhan di gua hiro,pada saat itu Rasullah berusia 41 tahun.Banyak cara yang di gunakan malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad
Pertama dengan cara Malaikat datang dengan memasukkan wahyu kedalam kalbu atau hati Nabi Muhammad Saw.beliau tidak melihat apapun hanya saja beliau merasa bahwa  wahyu tersebut sudah berada dalam raganya.”Ruhul Qudus  mewahyukan kedalam kalbuku”.
QS.Asy Syura (51)
Kedua, inilah cara yang paling menakutkan bagi Rasulullah sehingga membuatnya merasakan demam tinggi bahkan saat di musim dingin sekalipun beliau merasakan kepanasan.Wahyu datang seperti suara lonceng yang sangat keras.Dari Zaid bin Tsabit:”Aku yang menjadi penulias wahyu pada saat wahyu ini di turunkan Rasulullah seakan-akan di serang demam tinggi dan mengeluarkan keringat seperti permata.Kemudian setelah wahyunya selesai Beliau kembali seperti semula.”
Ketiga,dengan cara menampakkan diri yang asli maupun menyamar menjadi seorang lelaki dan mengucapkan  kata-kata kepada beliau sehingga beliau mengetahui  itu adalah wahyu.QS.An-Najam(13-24).
Dengan cara tersebut Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Rasullah.
Adapapun alas an mengapa Allah Swt.menurukan Al-qur’an secar berangsur-angsur ialah agar dapat di pahami dan dapat di laksanakan,diturunkan sesuai kejadian sebagai peringatan  terhadap orang- orang yang dimaksudkan di dalam firman tersebut agar kita dapat mengambil hikmah maupun pelajaran hidup,dan agar mudah di hafal.QS.Al-furqan ayat 32,dan juga sebagai jawaban daripada penolakan suatu pendapat atau perbuatan.
Dari Ibnu Abbas r.a:”Hal ini tidak akan terlaksana apabila Al-Qur,an di turunkan secara sekaligus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

fase turunnya alqur'an,ciri-ciri dan bentuknya

JAM'UL QUR'AN PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN